Square Image

Tentang Kami

Danacita bersama Bukas (Filipina) merupakan bagian dari ErudiFi - perusahaan teknologi dengan misi membangun masa depan generasi muda Asia Tenggara dengan menghadirkan pembiayaan pendidikan terjangkau bagi para pelajar dan tenaga profesional.

Latar Belakang Danacita

Masih terlalu banyak hambatan bagi seorang pelajar untuk mendapatkan akses pendidikan tinggi di Indonesia, terutama bagi mereka yang berada di sosioekonomi menengah ke bawah. Angka partisipasi kasar di Indonesia untuk pendidikan tinggi hanya 35% - salah satu yang terendah di dunia, bahkan di Asia Tenggara. Selain itu, sekarang ini pilihan pembiayaan khusus untuk pendidikan juga masih sangat terbatas di Indonesia.

"Danacita hadir untuk menurunkan kendala keuangan agar semua dapat meraih pendidikan di Indonesia."

team.png
480 Alfons

Tim Kepemimpinan dan Pemegang Saham

Alfonsus bergabung sejak awal berdirinya Danacita pada tahun 2018, memimpin beberapa fungsi dari marketing hingga operations. Sebelum bergabung dengan Danacita, Alfonsus menjajaki karir di industri manufaktur selama hampir 9 tahun. Alfonsus merupakan alumni dari Universitas Katolik Soegijapranata.

Alfonsus Dwianto Wibowo

Direktur Utama

480 harry

Tim Kepemimpinan dan Pemegang Saham

Harry merupakan alumnus Universitas Trisakti yang kemudian menyelesaikan pendidikan tingginya di Central Michigan University. Sebelum Harry bergabung di Danacita sebagai Direktur Head of Risk & Collection, ia telah meniti karier di beberapa perusahaan perbankan ternama seperti Citibank, HSBC, dan Standard Chartered.

Harry Noviandry

Direktur

480 naga

Tim Kepemimpinan dan Pemegang Saham

Naga menyandang gelar sarjana dari London School of Economics dan MBA dari Wharton School dan Lauder Institute (University of Pennsylvania). Sebelum mendirikan Danacita, Naga menjajaki karir sebagai fixed income trader di Morgan Stanley (London).

Naga Tan

Komisaris Utama

480 susli

Tim Kepemimpinan dan Pemegang Saham

Lahir dan besar di Jakarta, Susli berhasil mewujudkan impiannya menjadi sarjana pertama di keluarganya. Ia meraih gelar sarjana dari Yale University dan kemudian mendapatkan gelar Magister dari The Wharton School dan Johns Hopkins University.
Selain memiliki pengalaman bekerja di Oliver Wyman sebagai Asia-Pacific Chief of Staff dan mengawasi enam negara di Asia, Susli juga sempat menjadi investor private equity dan venture capital di perusahaan seperti Quvat Capital, LeapFrog Investments, dan YCAB, serta menjabat sebagai penasihat untuk lembaga multilateral seperti Asian Development Bank (ADB) dan World Bank yang bergerak di bidang pembiayaan pendidikan.
Danacita mencerminkan perjalanan hidupnya akan betapa pentingnya pendidikan berperan penting atas semua pencapaian karirnya.

Susli Lie

Komisaris

480 bella

Tim Kepemimpinan dan Pemegang Saham

Dengan pengalaman lebih dari 11 tahun di industri perbankan dan teknologi, Isabella bergabung menjadi Dewan Komisaris Danacita pada tahun 2021. Isabella memegang gelar Bachelor of Business dari Marshall School of Business (University of Southern California).

Isabella Yonathan

Komisaris

Erudifi Logo for Web.jpg

Tim Kepemimpinan dan Pemegang Saham

Erudifi Private Limited merupakan pemegang saham utama dari Danacita dan berkedudukan di Singapura.

Erudifi

Pemegang Saham

PT NDI Logo for Web.jpg

Tim Kepemimpinan dan Pemegang Saham

PT Nuansa Digital Indonesia merupakan pemegang saham dari Danacita dan berkedudukan di Jakarta Barat.

PT. NDI

Pemegang Saham

Advisor Kami

Selain dari tim pimpinan kami, Danacita juga dibantu oleh beberapa penasihat yang terdiri dari tokoh – tokoh ternama yang bergerak di dunia pendidikan. Para penasihat kami berperan penting dalam membantu Danacita mewujudkan impian kami untuk membangun masa depan yang lebih baik lagi bagi generasi muda dengan meningkatkan akses pendidikan tinggi di Indonesia.

Gita Wirjawan

Gita Wirjawan menjabat sebagai Menteri Perdagangan dari tahun 2011 sampai 2014, dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dari tahun 2009 sampai 2011.Gita Wirjawan merupakan Kepala dari Ancora Group, sebuah grup di Indonesia yang didirikan oleh beliau di 2008 yang berfokus pada sektor real estate, teknologi, pendidikan dan sumber daya alam. Gita juga merupakan pendiri dan Alternate Chairman dari Ikhlas Capital. Sebelumnya Gita menjabat beberapa posisi lainnya termasuk sebagai Presiden Direktur J.P. Morgan Indonesia dan Wakil President Goldman Sachs.Dalam dunia pendidikan, Gita duduk sebagai salah satu Dewan Penasihat Global untuk Yale University School of Management dan Dewan Gubernur untuk Asia School of Business (MIT Sloan). Gita juga duduk sebagai salah satu Dewan Penasihat International perusahaan asuransi CHUBB group, Traveloka Group dan Alpha JWC Ventures, perusahaan modal ventura Asia Tenggara.

gita.png
Roy H.M. Sembel

Roy Sembel adalah Profesor Keuangan dan Investasi serta mantan Dekan di IPMI International Business School. Beliau telah bergerak di dunia pendidikan dan bisnis sebagai seorang pengajar, penulis, pelatih maupun wirausahawan dan investor selama lebih dari 35 tahun.Selain di IPMI, Roy juga aktif mengajar di berbagai kampus perguruan tinggi lainnya termasuk Universitas Pelita Harapan (UPH) dan Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Roy juga berperan sebagai penasihat ahli bagi Universitas Ciputra, Universitas Kristen Indonesia (UKI), PLN Corporate University dan lainnya.Selain di dunia pendidikan, Roy juga salah satu pendiri dari beberapa perusahaan seperti MDR (perusahaan data science) dan MIOTA (perusahaan Internet of Things). Di dunia bisnis, Roy juga pernah bekerja di McKinsey & Co, ABN Amro dan Bank Niaga. Sebelumnya, beliau adalah lulusan dari Wharton School of the University of Pennsylvania, Rotterdam School of Management dan IPB Bogor.

roy.png
Alexander Rusli

Alexander Rusli menjabat sebagai CEO Indosat Ooredoo dari tahun 2012-2017, Staf Khusus Menteri BUMN dari tahun 2007-2009, dan Staf Khusus Menteri Kominfo dari tahun 2001-2007. Alexander juga duduk sebagai salah satu Dewan Penasihat Crescent Point Indonesia, anggota Dewan PT Unilever Indonesia Tbk, dan Staf Ahli Menteri Keuangan. Beliau sekarang juga menjabat sebagai Dewan Komisaris Independen di PT Link Net Tbk, PT Multipolar Tbk, dan PT Medikaloka Hermina Tbk.

Berangkat dari passion-nya dalam mendukung dan menginkubasi perusahaan digital yang bergerak di bidang finansial, Alexander berharap dengan perannya sebagai penasihat Danacita dan juga pengalamannya sebagai dosen di Australia dan lulus dari Curtin University of Technology, generasi muda bisa mencapai cita-citanya dan mengejar pendidikan tinggi di Indonesia.

Alexander Rusli - Advisor Danacita-2.png

3 Pilar Danacita

Danacita bekerjasama dengan perguruan tinggi ternama untuk menyediakan pembiayaan pendidikan kepada calon pelajar dan pelajar aktif yang menempuh studi di perguruan tinggi dan lembaga kursus.

Heart.png
Visi

Meningkatkan inklusi keuangan dan potensi berpenghasilan bagi seluruh masyarakat Indonesia, terutama anak muda dan pelajar.

shake.png
Misi

Memperluas akses pendidikan dan pelatihan bagi seluruh masyarakat Indonesia dengan menjembatani kesenjangan ekonomi untuk meraih pendidikan lanjut.

check.png
Nilai

Integritas dan komitmen tinggi untuk memberikan jasa layanan terbaik kepada seluruh pengguna Danacita.

Bergabunglah bersama tim Danacita!

Kami di sini berinovasi pembiayaan pendidikan untuk membuat belajar terjangkau di Asia Tenggara. Jika misi ini berbicara kepada kamu, bergabunglah dengan tim kami sekarang juga.

See available positions
July 2021 Careers DC Tentang Kami Photo .png

Pencapaian Danacita

Laporan terbaru total pembiayaan dan pengguna Danacita

Total Pembiayaan

Rp186,395,003,076

Total Pembiayaan Sepanjang Tahun

Rp121,611,168,503

Total Outstanding Pembiayaan

Rp76,458,916,120

Jumlah Akumulasi Pengguna

15,834

Jumlah Pengguna Aktif

11,527