Daftar isi
Merencanakan study abroad bukan hanya soal memilih universitas atau negara tujuan. Salah satu aspek paling krusial yang sering menjadi penentu lolos atau tidaknya pendaftaran adalah language preparation.
Kemampuan bahasa Inggris bukan sekadar syarat administratif, tetapi juga bekal utama untuk bertahan dan sukses dalam sistem pendidikan internasional. Tanpa persiapan bahasa yang matang, mahasiswa berisiko mengalami kesulitan akademik, stres, bahkan gagal menyelesaikan studi.
Karena itu, memahami pentingnya IELTS atau TOEFL, mengetahui standar skor minimal, serta memiliki strategi menaikkan skor dengan cepat menjadi langkah awal yang sangat penting.
Apa Itu Language Preparation dalam Study Abroad?
Language preparation adalah proses persiapan kemampuan bahasa asing—umumnya bahasa Inggris yang dilakukan sebelum menempuh pendidikan di luar negeri. Persiapan ini mencakup kemampuan listening, reading, writing, dan speaking, yang semuanya akan diuji secara resmi melalui tes standar internasional.
Bagi universitas luar negeri, kemampuan bahasa mencerminkan kesiapan akademik calon mahasiswa. Kampus ingin memastikan mahasiswa internasional mampu mengikuti perkuliahan, memahami literatur akademik, menulis esai, serta berpartisipasi aktif dalam diskusi kelas. Language preparation yang baik tidak hanya membantu lolos seleksi, tetapi juga meningkatkan rasa percaya diri saat menjalani kehidupan akademik dan sosial di negara tujuan.
Pentingnya IELTS untuk Study Abroad
IELTS (International English Language Testing System) merupakan tes bahasa Inggris yang paling banyak diterima oleh universitas di dunia, terutama di Inggris, Australia, Eropa, dan Selandia Baru. IELTS menilai kemampuan bahasa Inggris secara komprehensif dan realistis sesuai kebutuhan akademik. Skor IELTS sering menjadi syarat mutlak dalam:
- Pendaftaran universitas luar negeri
- Pengajuan visa pelajar
- Pendaftaran beasiswa internasional
Tanpa skor IELTS yang memenuhi standar, peluang diterima di kampus impian akan sangat kecil, meskipun nilai akademik lainnya sangat baik.
IELTS Academic vs IELTS General
Untuk study abroad, jenis tes yang digunakan adalah IELTS Academic, yang dirancang khusus untuk mengukur kemampuan bahasa dalam konteks akademik, seperti membaca jurnal, menulis esai, dan memahami perkuliahan. Sementara itu, IELTS General biasanya digunakan untuk keperluan kerja atau migrasi, bukan untuk pendidikan tinggi.
Pentingnya TOEFL sebagai Alternatif IELTS
Selain IELTS, banyak universitas juga menerima TOEFL (Test of English as a Foreign Language), khususnya TOEFL iBT (Internet-Based Test). Tes ini lebih banyak digunakan oleh universitas di Amerika Serikat dan Kanada. TOEFL menguji kemampuan bahasa Inggris akademik dengan sistem berbasis komputer dan menekankan pada integrasi antar-skill, seperti membaca lalu menulis atau mendengarkan lalu berbicara.
Memilih IELTS atau TOEFL sebaiknya disesuaikan dengan:
- Negara tujuan
- Preferensi format tes (paper-based vs computer-based)
- Kekuatan skill pribadi
Minimal Skor IELTS untuk Study Abroad
Setiap universitas memiliki standar skor yang berbeda, namun berikut gambaran umum skor IELTS yang biasanya diminta:
1. Program Diploma & Foundation
- IELTS: 5.5 – 6.0
Skor ini umumnya diterima untuk program persiapan sebelum masuk S1.
2. Program Sarjana (S1)
- IELTS: 6.0 – 6.5
Mayoritas universitas mensyaratkan skor ini sebagai standar minimal.
3. Program Pascasarjana (S2 & S3)
- IELTS: 6.5 – 7.5
Program master dan doktoral biasanya menuntut kemampuan akademik bahasa yang lebih tinggi.
4. Universitas Top Dunia
- IELTS: 7.0 ke atas
Kampus-kampus bergengsi cenderung menetapkan standar tinggi untuk menjaga kualitas akademik.
Minimal Skor TOEFL untuk Study Abroad
Untuk TOEFL iBT, berikut kisaran skor yang umum digunakan:
1. Program Diploma & Foundation
- TOEFL iBT: 60 – 70
2. Program Sarjana (S1)
- TOEFL iBT: 75 – 90
3. Program Pascasarjana (S2 & S3)
- TOEFL iBT: 90 – 100+
Beberapa universitas juga menetapkan skor minimal per section, sehingga persiapan harus merata di semua skill.
Tantangan Umum dalam Mencapai Skor IELTS/TOEFL
Banyak calon mahasiswa mengalami kendala berikut:
- Waktu persiapan yang terbatas
- Kurangnya strategi belajar yang tepat
- Lemah di satu skill tertentu (biasanya writing atau speaking)
- Tidak terbiasa dengan format soal
Tanpa strategi yang tepat, belajar berbulan-bulan pun bisa menghasilkan peningkatan skor yang minim.
Cara Menaikkan Skor IELTS/TOEFL dengan Cepat dan Efektif
1. Kenali Target Skor dan Deadline
Langkah pertama adalah menentukan target skor sesuai persyaratan kampus. Dengan target yang jelas, kamu bisa menyusun strategi belajar yang lebih fokus dan efisien. Belajar tanpa target sering membuat proses jadi tidak terarah dan membuang waktu.
2. Fokus pada Skill yang Paling Lemah
Tidak semua skill harus dipelajari dari nol. Lakukan diagnostic test untuk mengetahui kelemahan utama, lalu alokasikan waktu belajar lebih banyak pada bagian tersebut. Misalnya, jika writing rendah, fokuslah pada struktur esai, coherence, dan grammar akademik.
3. Pelajari Format dan Pola Soal
Banyak peserta gagal bukan karena kemampuan bahasa yang rendah, tetapi karena tidak memahami format tes. Dengan memahami pola soal, kamu bisa menjawab lebih cepat dan tepat. Latihan soal secara rutin akan meningkatkan kepercayaan diri dan mengurangi rasa gugup saat ujian.
4. Gunakan Teknik Active Learning
Hindari belajar pasif hanya dengan membaca buku. Terapkan teknik aktif seperti:
- Merekam latihan speaking
- Menulis esai lalu dievaluasi
- Mendengarkan podcast dan merangkum isinya
Metode ini terbukti mempercepat peningkatan kemampuan bahasa.
5. Konsisten dengan Jadwal Singkat tapi Intensif
Belajar 1–2 jam per hari secara konsisten lebih efektif dibandingkan belajar lama tapi jarang. Konsistensi membantu otak beradaptasi lebih cepat terhadap bahasa Inggris akademik.
6. Ikut Kelas Persiapan Profesional (Jika Perlu)
Bimbingan profesional dapat membantu:
- Menyusun strategi personal
- Mendapat feedback langsung
- Menghemat waktu belajar
Ini sangat cocok bagi kamu yang mengejar skor dalam waktu singkat.
Wujudkan Study Abroad dengan Bantuan Danacita
Di sinilah Danacita hadir sebagai solusi finansial pendidikan. Danacita merupakan platform pembiayaan pendidikan yang memungkinkan kamu mencicil biaya pendidikan dengan lebih ringan dan fleksibel.
Mengapa Danacita Cocok untuk Persiapan Study Abroad?
- Membantu pembiayaan kursus bahasa Inggris: Danacita dapat digunakan untuk membiayai kursus bahasa Inggris sebagai persiapan studi dan pengembangan kemampuan bahasa.
- Bisa digunakan untuk persiapan tes IELTS/TOEFL: Danacita juga memiliki mitra yang menyediakan persiapan untuk study abroad kamu sehingga persiapannya jadi lebih matang. Untuk mitra kami yang menyediakan preparation IELTS/TOEFL yaitu Expert Education, TransforMe, USG Education (TBI), IDP Education dan sebagainya.
- Proses mudah dan cepat: Pengajuan dilakukan secara online dengan tahapan yang praktis dan tidak berbelit.
- Cicilan ringan tanpa membebani keuangan: Skema cicilan dirancang fleksibel sehingga lebih aman dan terjangkau bagi pelajar maupun mahasiswa.
Dengan Danacita, kamu tidak perlu menunda mimpi study abroad hanya karena keterbatasan dana di awal. Untuk informasi selengkapnya bisa menghubungi Whatsapp Customer Service kami dengan klik link berikut https://danacita.co.id/s/ContactUs