Default Avatar

Written By

Anugrah Putri

Tips Untuk Mahasiswa Akhir dalam Menghadapi Dosen Pembimbing Saat Skripsi

2022-03-09

Daftar isi

    Bagi mahasiswa akhir, memang sudah pasti skripsi menjadi hal besar dalam pikiran. Untuk bisa menyelesaikan skripsi, kamu harus menjalani proses panjang dari mulai mencari topik atau judul, revisi skripsi, hingga masa sidang. Tentunya, dalam mengerjakan skripsi kamu akan dibantu dan dibimbing oleh dosen pembimbing yang biasanya ditentukan sesuai dengan bidang atau topik dari skripsi yang kamu ambil. Bisa dibilang dosen pembimbing ini sebagai kunci agar kamu bisa menyelesaikan skripsi sampai sidang dengan baik.

    Pada dasarnya, masing-masing dosen memiliki karakteristik dan sifat masing-masing, biasanya mahasiswa suka membaginya ke beberapa golongan, ada golongan dosen santai, dosen galak, dosen baik, dosen cuek dan masih banyak lainnya. Jika kamu kebetulan mendapat dosen pembimbing yang baik, maka kamu tidak perlu khawatir karena selama proses skripsimu pasti akan dibantu dan dituntun sampai kamu selesai. Lain halnya jika kamu mendapat dosen yang cuek atau galak. Kamu bisa mengalami kesulitan karena kamu bingung bagaimana cara untuk menghadapinya. Berikut ini tips yang bisa kamu cek saat menghadapi dosen pembimbing.

    Menghubungi Dosen dengan Sopan

    Saat baru pertama kali ingin menghubungi dosen pembimbing memang perasaan takut bisa muncul. Satu hal yang harus kamu ingat adalah untuk selalu berbicara sopan saat menghubungi dosen karena saat pertama akan menjadi first impression. Kamu harus sadar waktu saat ingin menghubungi, bisa disesuaikan dengan jam kuliah dan sesuai dengan keperluan saja, jangan terlalu sering.

    Selalu ingat untuk mengucapkan salam dan berikan identitasmu lalu tujuan kamu menghubungi dosen tersebut, menggunakan bahasa formal dan diakhiri terima kasih. Hal ini juga tetap harus kamu terapkan sampai seterusnya.

    Memahami Karakternya

    Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, tiap dosen memiliki sifat dan karakter yang berbeda. Untuk bisa mempunyai hubungan yang baik dengan dosen pembimbing, tentu kamu perlu memahami karakternya terlebih dahulu. Bagaimana caranya? kamu bisa melihat bagaimana cara dosenmu saat mengajar di kelas. Jika kamu tidak pernah diajari dosen tersebut, kamu bisa coba-coba tanya pada temanmu yang pernah diajari supaya mendapat gambaran. Cara lain yang bisa kamu lakukan yaitu dengan bertanya sambil meminta tips pada kakak tingkatmu yang juga memiliki dosen pembimbing yang sama.

    Persiapan dengan Baik Sebelum Bimbingan

    Source: Pexels.com/Armin Rimoldi

    Kamu harus ingat bahwa dosen pembimbingmu bukan hanya mengurusi skripsimu, beliau juga mengurusi skripsi-skripsi lain dan ditambah juga harus mengajar kuliah. Karena itulah jadwal bimbinganmu harus mengikuti jadwal dosen pembimbingmu. Saat ingin bimbingan, kamu harus mempersiapkan dengan baik, mulai dari dirimu sendiri sampai bahan-bahan atau materi yang berkaitan tentang skripsimu. Mulai dari membaca referensi, metode penelitian, struktur skripsi, tujuan penelitian dan yang lainnya.

    Selain itu, kamu juga bisa mempersiapkan pertanyaan tentang skripsimu jika masih bingung. Hindari bimbingan dengan tangan kosong karena dosen pembimbingmu nanti akan mengira bahwa kamu tidak serius. Jika kamu mempersiapkan dengan baik, maka dosen pembimbingmu akan memiliki gambaran dari skripsimu dan bisa mengarahkanmu lebih mudah.

    Kamu juga bisa baca: Tips Bagi Mahasiswa Akhir Ketika Mengalami Burnout Saat Membuat Skripsi

    Hindari Membuat Kesalahan yang Sepele Juga Berulang

    Membuat kesalahan saat skripsi memang merupakan hal yang wajar. Tetapi, hal yang harus kamu ingat adalah untuk menghindari membuat kesalahan yang sepele juga kesalahan yang berulang-ulang. Jika kamu terus melakukan ini, bisa saja dosenmu akan marah karena kamu dinilai tidak belajar dari kesalahan. Perhatikan penulisan skripsimu, PUEBI, jumlah kata, sampai penulisan detail seperti nama gelar dan yang lainnya.

    Selain itu, kamu juga harus hindari kesalahan yang berulang seperti misalnya dosenmu meminta kamu untuk mengganti referensi buku karena dianggap kurang relevan, lalu kamu mencari buku lain yang ternyata tingkat relevansinya hampir mirip dengan buku tersebut. Jika kamu melakukan hal seperti itu, maka kamu terlihat seperti kurang paham revisi dari dosen tersebut. Jika memang itu kenyataannya, seharusnya kamu bertanya saat diberi revisi supaya lebih jelas dan paham.

    Kerjakan Revisi Sebaik Mungkin

    Source: Pexels.com/Kampus Production

    Saat skripsi, memang kamu akan menghadapi banyak revisi yang harus dilakukan agar hasilnya bisa menjadi bagus. Saat bimbingan atau diberikan revisi, kamu harus benar-benar menyimak dosen pembimbingmu dan buatlah catatan agar tidak lupa. Jika masih ada yang membuat kamu bingung, langsung bertanya dan minta diberi penjelasan atau contoh pengerjaannya supaya saat mengerjakan revisi kamu tidak stuck karena bingung.

    Kamu juga harus menyiapkan diri saat diberi kritik akan skripsimu, karena kritik tersebut bermaksud untuk mengarahkan skripsimu jadi lebih baik. Dengan kritik tersebut, kamu jadikan bahan untuk bisa memperbaiki revisimu dengan baik.

    Untuk mahasiswa akhir bisa cek: 10 Perpustakaan Online Gratis Buat Cari Referensi Makalah dan Skripsi Mahasiswa

    Tidak Perlu Berdebat dengan Dosen Pembimbing

    Saat mengerjakan skripsi, memang kesulitan yang dialami bisa saja bukan hanya berasal dari skripsimu, tapi juga dari dosen pembimbing. Banyak kasus di mana mahasiswa mendapat dosen yang sedikit plin-plan sehingga membingungkan. Ada juga kasus di mana dosen pembimbing tiba-tiba tidak ada kabar atau menghilang sehingga membuat mahasiswa panik dan kesal.

    Jika kamu menghadapi kesulitan karena dosen pembimbingmu, kamu tidak perlu berusaha untuk menyalahkan beliau apalagi sampai berdebat. Memang sulit rasanya untuk bisa selalu sabar, tapi kamu harus selalu ingat bahwa dosen pembimbingmu adalah kunci dari kelulusanmu. Kalau kamu sampai berdebat, bisa saja proses skripsimu akan dipersulit oleh dosenmu yang bisa mengakibatkan kamu akan semakin lama untuk bisa lulus.

    Selalu Ucapkan Terima Kasih

    Dosen pembimbing merupakan salah satu orang yang berperan penting dalam proses skripsimu. Beliau sudah membantu kamu agar bisa menyelesaikan skripsi dengan baik hingga bisa lulus. Dari awal kamu mencoba menghubungi dosen kamu harus selalu ingat untuk mengucapkan terima kasih. Setiap mendapat masukan untuk revisi, menuju masa sidang, hingga pengumuman kelulusan kamu harus ingat untuk menyampaikan terima kasih. Jangan sampai kamu lupa mengucapkan, karena itu sama saja kamu tidak menghargai jasa dosen pembimbingmu.

    Skripsi memang proses panjang dan sulit yang harus dihadapi kamu sebagai seorang mahasiswa. Saat membuat skripsi dan menghadapi dosen pembimbing memang perlu kesabaran dan komitmen ekstra untuk bisa lulus. Semoga tips di atas bisa membantu kamu mahasiswa akhir yang bingung bagaimana caranya untuk menghadapi dosen pembimbing. Yuk, terus semangat supaya bisa cepat lulus!

    Yuk Subscribe Danacita!

    Dapatkan beragam tutorial, insight dan tips menarik langsung melalui email kamu. Dengan melakukan subscribe berarti kamu telah membaca dan menyetujui seluruh kebijakan privasi Danacita.

    Subscribe Danacita!

    Also tagged with

    Default Avatar

    Written By

    Anugrah Putri